Tengah Malam Ditelepon Oknum Anggota Polisi, Pemilik Media Minta Kapolda Babel Usut Dugaan Penagihan Arisan Berbunga

by -5 Views

http://CyberBroadNews.com ย  PANGKALPINANG โ€” Dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam persoalan penagihan uang arisan berbunga di Desa Nangka, Bangka Belitung, menjadi perhatian. Persoalan tersebut mencuat setelah seorang pemilik media/jurnalis siber mengaku mendapat telepon pada Selasa, 29 September 2026 sekitar pukul 00.00 WIB dari seseorang yang memperkenalkan diri sebagai EP, yang mengaku berdinas di Polda Bangka Belitung pada fungsi Samapta dengan pangkat brigadir.

Menurut keterangan pemilik media tersebut, telepon dilakukan berulang kali dan kemudian disusul komunikasi bersama sejumlah rekannya. Salah satu pihak lainnya disebut memperkenalkan diri sebagai GZ, yang menurut informasi yang disampaikan kepadanya mengaku berdinas di Brimob Mabes Polri.

Pemilik media menegaskan dirinya tidak mengenal para anggota tersebut sebelumnya.

Persoalan bermula dari adanya dugaan kegiatan arisan berbunga dengan nominal pengembalian yang disebut meningkat berlipat ganda dan melibatkan masyarakat Desa Nangka. Salah satu pihak yang disebut dalam persoalan tersebut adalah perempuan berinisial V, anak dari seorang warga bernama Papang.

Menurut keterangan yang diterima media, Papang sebagai orang tua V menyatakan bersedia bertanggung jawab terhadap persoalan pembayaran yang berkaitan dengan anaknya.

Dalam pertemuan sebelumnya di kediaman Papang di Desa Nangka, disebutkan bahwa Papang meminta waktu sekitar tiga hari untuk mencari pinjaman kepada keluarganya agar dapat menyelesaikan kewajiban pembayaran.

Papang juga disebut meminta agar apabila dilakukan pembayaran, yang dikembalikan terlebih dahulu adalah uang pokok, bukan tambahan bunga, karena kondisi ekonomi keluarga dan masyarakat yang terlibat dinilai cukup sulit.

Dalam persoalan tersebut, pemilik media mengaku hanya berupaya membantu mencari jalan keluar setelah dihubungi Papang.

โ€œSaya hanya memberikan solusi dan bertanya bagaimana persoalannya. Pak Papang mengatakan ada anggota yang menagih uang kepada anaknya dan meminta pembayaran. Saya mengatakan silakan diselesaikan, karena itu bukan urusan saya. Saya hanya membantu mencari solusi,โ€ demikian inti keterangan pemilik media tersebut.

Oknum Anggota Disebut Ikut Menagih

Persoalan kembali mencuat ketika pemilik media dalam perjalanan dari Pangkalpinang menuju Koba mendapat telepon dari Papang.

Dalam komunikasi tersebut, Papang menyampaikan bahwa ada pihak lain yang disebut sebagai anggota Brimob bernama GZ yang ikut menagih uang terkait persoalan V.

Komunikasi kemudian disebut berlangsung melalui telepon dan WhatsApp secara bersama-sama.

Menurut pemilik media, dirinya hanya berada pada posisi memberikan solusi dan meminta agar persoalan tersebut diselesaikan secara baik.

Namun, dalam percakapan tersebut, menurut keterangannya, pihak yang disebut sebagai GZ menyampaikan bahwa pembayaran harus dilakukan.

Papang sendiri disebut masih berupaya memenuhi kewajibannya dengan mencari pinjaman kepada keluarga.

EP Hubungi Pemilik Media

Perkembangan berikutnya terjadi sekitar pukul 00.00 WIB, 29 September 2026.

Pemilik media mengaku kembali mendapat telepon dari EP yang menanyakan persoalan uang miliknya yang disebut masih berada pada V.

Dalam percakapan tersebut, EP disebut mempertanyakan posisi pemilik media dalam persoalan tersebut.

Menurut pengakuan pemilik media, EP bahkan menyampaikan dugaan bahwa dirinya merupakan pihak yang โ€œmembekingiโ€ Papang.

Tuduhan tersebut langsung dibantah.

Pemilik media menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menjadi beking Papang maupun V. Ia mengaku hanya memberikan solusi agar persoalan pembayaran tersebut dapat diselesaikan secara baik.

โ€œSaya sudah klarifikasi bahwa saya tidak membekingi siapa pun. Saya hanya memberikan solusi. Selebihnya persoalan antara pihak yang mempunyai uang dengan pihak yang mempunyai kewajiban pembayaran,โ€ ujarnya.

Kapolda Babel Diminta Periksa Internal

Atas munculnya persoalan tersebut, pemilik media meminta melakukan tindakan tegas terhadap ok oknum petugas tsb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *