Lapas Pangkalpinang Uji Efektivitas Kompos pada Kebun Sawit Binaan Lapas Tanjungpandan

by -74 Views

http://CyberBroadNews.com (Tanjungpandan) ,  – Kompos berbahan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) inovasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang mulai diuji kualitasnya di kebun sawit binaan Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, di Desa Cerucuk, Kabupaten Belitung, Kamis (17/7) sore.

Demplot ini merupakan tindak lanjut pelatihan pembuatan kompos FABA bagi Warga Binaan Lapas Tanjungpandan dan Klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Tanjungpandan.

Kegiatan ini menjadi replikasi inovasi kompos Lapas Pangkalpinang melalui uji efektivitas pada 10 pohon kelapa sawit. Demplot dilakukan untuk memperagakan teknik aplikasi kompos FABA sekaligus mengamati efektivitasnya dalam mendukung pertumbuhan tanaman sebagai alternatif pupuk yang ramah lingkungan dan ekonomis.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, Kepala Lapas Tanjungpandan, Royhan Al Faisal, dan Kepala Bapas Tanjungpandan, Muhamad Irfani.

Di hadapan peserta pelatihan, ketiganya memperagakan pemberian kompos pada tanaman sawit sebagai dukungan terhadap pengembangan inovasi pembinaan kemandirian.

Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, mengatakan bahwa demplot tersebut adalah untuk menguji efektifitas kompos produk Lapas Pangkallinang terhadap tanaman sawit di wilayah Belitung.

Melalui demplot ini kami ingin membuktikan kualitas kompos FABA hasil inovasi Lapas Pangkalpinang. Harapannya, inovasi ini dapat direplikasi guna mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan,” ujar Sugeng.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, mengapresiasi kolaborasi antar Lapas dan Bapas dalam mengembangkan inovasi yang berdampak langsung bagi pembinaan Warga Binaan dan pemberdayaan masyarakat.

Pemanfaatan kompos FABA ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan kemandirian, mendukung ketahanan pangan dan ekonomi sirkular, serta memperkuat citra positif Pemasyarakatan yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Senada, Kepala Lapas Tanjungpandan, Royhan Al Faisal, menyambut baik pelaksanaan demplot sebagai tindak lanjut pelatihan kompos FABA. Menurutnya, praktik langsung di lapangan menjadi langkah penting agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara optimal.

Kami mengapresiasi inovasi Lapas Pangkalpinang yang kini diterapkan di Lapas Tanjungpandan. Demplot ini menjadi langkah awal untuk mengembangkan pemanfaatan kompos FABA sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan,” pungkasnya.

Hasil uji pada 10 pohon kelapa sawit akan menjadi bahan evaluasi pengembangan kompos FABA pada komoditas lain. Upaya ini diharapkan memberikan manfaat bagi Warga Binaan sekaligus mendukung ketahanan pangan dan ekonomi sirkular di Bangka Belitung. (CBN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.