Dukung PLTN, HNSI Babel Tekankan Perlindungan Laut dan Kesejahteraan Pesisir

by -11 Views

BANGKA, cyber-broadnews.com – Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) Kepulauan Bangka Belitung menegaskan bahwa rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Bangka Belitung harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya nelayan dan warga pesisir.

Ketua DPD HNSI Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan, S.PKP, mengatakan pihaknya mendukung setiap investasi strategis yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah, membuka lapangan pekerjaan, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung.

Menurutnya, kehadiran PLTN berpotensi menghadirkan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan, sehingga dapat menarik masuknya investasi industri serta mempercepat hilirisasi sumber daya alam yang dimiliki daerah.

“Pada prinsipnya HNSI mendukung pembangunan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. PLTN dapat menjadi peluang besar bagi Bangka Belitung apabila manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal,” ujar Ridwan.

Ia menjelaskan, pembangunan PLTN berpotensi membuka lapangan kerja baru bagi tenaga kerja lokal, baik pada tahap konstruksi maupun operasional. Selain itu, tersedianya energi yang andal juga dapat mendorong tumbuhnya industri dan UMKM, meningkatkan pendapatan daerah, serta mempercepat pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Tak hanya itu, pembangunan PLTN juga dinilai dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan di bidang teknologi energi modern.

Khusus bagi nelayan, HNSI menilai pembangunan PLTN harus disertai program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat pesisir. Di antaranya melalui pemberdayaan ekonomi nelayan, pembangunan pelabuhan dan infrastruktur perikanan, modernisasi armada dan alat tangkap, pengembangan cold storage, industri pengolahan hasil laut, hingga pemberian beasiswa bagi anak-anak nelayan.

“Nelayan harus mendapatkan prioritas sebagai penerima manfaat pembangunan. Kehadiran PLTN tidak boleh hanya menguntungkan sektor industri, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” katanya.

Meski mendukung, HNSI menegaskan bahwa aspek keselamatan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya laut harus menjadi perhatian utama. Laut merupakan ruang hidup nelayan yang wajib dijaga dan dilestarikan.

Karena itu, setiap tahapan pembangunan PLTN harus melalui kajian lingkungan yang transparan dan komprehensif, serta melibatkan masyarakat pesisir, akademisi, organisasi nelayan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Ridwan menekankan, keberhasilan pembangunan PLTN tidak semata-mata diukur dari besarnya energi listrik yang dihasilkan, melainkan dari sejauh mana proyek tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Jika PLTN hadir di Bangka Belitung, maka nelayan harus menjadi bagian dari penerima manfaat, bukan hanya menjadi penonton. Energi untuk rakyat harus berbanding lurus dengan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

DPD HNSI Kepulauan Bangka Belitung berharap pemerintah pusat dan seluruh pihak terkait dapat memastikan pembangunan PLTN berjalan secara transparan, aman, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkeadilan bagi masyarakat Bangka Belitung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.