Demi Jaga Stamina Jemaah, Pemerintah Siapkan 15 Paket Makanan Nusantara Saat Armuzna

by -31 Views

MAKKAH, cyber-broadnews.com โ€” Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan jemaah haji Indonesia akan mendapatkan layanan konsumsi maksimal selama fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Sebanyak 15 porsi makanan siap santap atau Ready to Eat (RTE) bercita rasa nusantara disiapkan guna menjaga kondisi fisik jemaah selama menjalani rangkaian ibadah yang padat dan menguras tenaga.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji Kemenhaj, Jaenal Effendi, mengatakan menu khas Indonesia sengaja disiapkan agar jemaah tetap nyaman selama berada di Tanah Suci.

โ€œDari dapur akan didistribusikan ke seluruh hotel yang ada. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik, sehingga jamaah calon haji kita bisa tenang dalam melakukan ibadah,โ€ ujar Jaenal usai rapat bersama penyedia layanan konsumsi di Makkah, Arab Saudi.

Menurut Jaenal, distribusi makanan siap santap akan mulai dilakukan pada 6 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 23 Mei 2026. Paket makanan tersebut akan disalurkan ke hotel-hotel tempat jemaah Indonesia menginap sebelum memasuki fase Armuzna.

Layanan konsumsi ini menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam menjaga stamina jemaah selama puncak ibadah haji. Selain menu utama bercita rasa nusantara seperti rendang, pemerintah juga menyiapkan tambahan nutrisi berupa susu, buah, serta paket konsumsi tambahan untuk bekal perjalanan menuju Muzdalifah.

Kepala Bidang Konsumsi PPIH Arab Saudi, Indri Hapsari, menegaskan bahwa penyusunan menu dilakukan secara khusus dengan mempertimbangkan kebutuhan gizi dan selera jemaah Indonesia.

โ€œPenyusunan menu dilakukan dengan memperhatikan keseimbangan gizi, variasi lauk, dan penyesuaian selera jemaah haji Indonesia,โ€ kata Indri dalam keterangannya, seperti dikutip dari detik.com.

Selama berada di Arafah, jemaah disebut akan menerima hingga lima kali makan penuh. Sementara selama di Mina, pemerintah menyiapkan sekitar 10 kali layanan konsumsi tambahan sehingga total mencapai 15 kali makan selama fase Armuzna.

Selain itu, pemerintah Indonesia juga telah menyiapkan jutaan paket makanan siap saji untuk mengantisipasi kebutuhan konsumsi sekitar 200 ribu jemaah haji Indonesia selama periode puncak ibadah haji.

Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk peningkatan kualitas layanan haji 2026, terutama dalam aspek konsumsi dan kesehatan jemaah. Pemerintah berharap layanan makanan yang cukup dan sesuai cita rasa Indonesia dapat membantu menjaga kondisi fisik jemaah agar tetap prima hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dilaksanakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.