Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Baru pada Juni

by -74 Views

JAKARTA, cyber-broadnews.com –ย Pemerintah kembali menyiapkan langkah stimulus ekonomi tambahan yang dijadwalkan mulai berjalan pada Juni 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membocorkan kebijakan tersebut tengah dimatangkan sebagai respons terhadap gejala perlambatan ekonomi global sekaligus menjaga momentum pertumbuhan nasional tetap berada di atas level 5 persen.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta. Ia menyebut stimulus tambahan tersebut diperkirakan mulai diumumkan dan dijalankan pada 1 Juni 2026.

โ€œDan juga kita akan memberikan stimulus tambahan ke perekonomian yang tidak lama lagi akan diumumkan. Ya mungkin 1 Juni akan mulai jalan,โ€ kata Purbaya dikutip dari Liputan6, Senin (11/5/2026).

Menurut Purbaya, pemerintah bergerak cepat untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi di tengah dinamika global yang masih dibayangi ketidakpastian pasar keuangan, pelemahan permintaan ekspor, serta tekanan nilai tukar.

Ia menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini sebenarnya berada dalam tren akselerasi. Hal itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang mencapai 5,61 persen, meningkat dibanding periode sebelumnya sebesar 5,39 persen.

โ€œJadi ekonomi kita sedang mengalami akselerasi. Itu yang tidak disadari banyak orang sehingga orang agak takut dan keluar dari pasar modal,โ€ ujarnya.

Meski belum merinci isi paket stimulus tersebut, sejumlah kebijakan yang berpotensi masuk dalam skema insentif mulai mengemuka. Pemerintah disebut tengah menyiapkan kombinasi stimulus fiskal, subsidi sektor tertentu, hingga kredit berbunga murah guna mendorong konsumsi domestik dan investasi pada kuartal II-2026.

Selain stimulus domestik, pemerintah juga menyiapkan strategi pembiayaan baru melalui penerbitan panda bond di pasar keuangan China. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat sekaligus memperkuat stabilitas rupiah.

โ€œUntuk memperkuat nilai tukar, kami juga akan menerbitkan bond dalam panda bond di China dengan bunga yang lebih rendah sehingga kita tidak tergantung terlalu banyak ke dolar lagi,โ€ kata Purbaya, dilansir dari Warta Ekonomi.

Di sisi lain, pemerintah juga memastikan revisi aturan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) mulai berlaku pada 1 Juni 2026. Kebijakan tersebut mewajibkan eksportir menempatkan dana hasil ekspor di perbankan nasional dan sebagian dikonversi ke rupiah guna memperkuat likuiditas domestik.

Gubernur Perry Warjiyo sebelumnya juga menilai nilai tukar rupiah saat ini masih berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued. Bank Indonesia optimistis penguatan rupiah akan terjadi seiring penguatan koordinasi fiskal dan moneter pemerintah.

Langkah stimulus tambahan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional tetap solid di tengah tekanan global yang belum sepenuhnya mereda. Pemerintah berharap kombinasi stimulus fiskal, penguatan likuiditas, serta stabilisasi nilai tukar mampu menjaga optimisme pasar dan meningkatkan aktivitas ekonomi domestik pada semester kedua 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.