Lapas Pangkalpinang Turunkan Kepadatan Hunian 4,23%, Wujudkan Solusi Komprehensif Atasi Overkapasitas

by -7 Views

http://CyberBroadNews.com (Pangkalpinang) , INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang mencatat capaian signifikan dalam mengatasi permasalahan overcapacity dan overcrowding melalui pemindahan 35 Warga Binaan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Muntok, Kamis (23/7). Dengan kapasitas hunian sebanyak 300 orang, jumlah penghuni yang sebelumnya mencapai 827 orang pada Rabu (22/7) kini berkurang menjadi 792 orang atau turun sebesar 4,23%. Seiring dengan itu, tingkat kepadatan hunian berhasil ditekan dari 175,67% menjadi 164%, menandai kemajuan nyata dalam reformasi tata kelola hunian Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, menegaskan penurunan kepadatan hunian bukan sekadar capaian statistik, melainkan refleksi dari upaya berkelanjutan membangun Sistem Pemasyarakatan yang lebih manusiawi dan berdaya guna sekaligus memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk lebih dekat dengan keluarga.

Ia menambahkan bahwa setiap langkah yang diambil tidak semata-mata berfokus pada penurunan jumlah penghuni, melainkan pada peningkatan kualitas pembinaan. Seluruh upaya tersebut dilakukan secara terukur agar Warga Binaan dapat hidup, belajar, dan berinteraksi dalam lingkungan yang lebih tertib, sehat, dan berkeadilan.

Penataan blok hunian, optimalisasi program pembinaan, serta pemenuhan hak-hak integrasi, seperti Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), Cuti Menjelang Bebas (CMB), dan pemberian amnesti menjadi bagian penting dari strategi menyeluruh ini,” tegasnya.

Senada, Kepala Kesatuan Pengamanan, Andri Febrianto, menjelaskan strategi ini diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara pengamanan dan pembinaan. “Dengan menata ulang blok hunian, kami berupaya menciptakan lingkungan yang lebih produktif dan kondusif. Setiap Warga Binaan berhak mendapatkan kesempatan pembinaan yang layak dan bermartabat,” terangnya.

Salah satu Warga Binaan, TS, mengungkapkan rasa nyaman atas perubahan yang dirasakan. “Sekarang suasananya lebih lega dan tenang. Kami bisa olahraga, belajar, dan berinteraksi dengan lebih nyaman. Penataan ini bikin semangat kami meningkat untuk terus memperbaiki diri,” ujarnya.

Capaian ini menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya dalam mengatasi permasalahan overcapacity dan overcrowding dengan solusi komprehensif di Lapas.

Dengan semangat Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel, Lapas Pangkalpinang terus memperkuat sistem hunian dan pembinaan berkelanjutan, menjadikan setiap perubahan sebagai langkah nyata menuju Pemasyarakatan yang modern, aman, dan humanis. (CBN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.