Lapas Pangkalpinang Tanam Padi Gogo Khas Bangka, Wujudkan Kawasan Pangan Terpadu di Tuatunu

by -11 Views
Photo kalapas,Ditjenpas,BAZNAS melaksanakan penanaman perdana padi gogo

PANGKALPINANG ,Broadnews.com โ€” Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang mulai mengembangkan Kawasan Pangan Terpadu melalui penanaman padi gogo khas Bangka varietas Drupadi di Kelurahan Tuatunu Indah, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Kelurahan Binaan Lapas Pangkalpinang yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan agar memiliki nilai produktif dan ekonomi bagi masyarakat.

Penanaman dilakukan secara simbolis bersama Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Pangkalpinang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Turut hadir Pelaksana Harian Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pangkalpinang, Camat Gerunggang, Lurah Tuatunu Indah, Komandan Rayon Militer Taman Sari, Kapolsek Gerunggang, Lembaga Adat Melayu (LAM), serta masyarakat Tuatunu.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lapas Pangkalpinang, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pangkalpinang, serta Kelurahan Tuatunu Indah dalam pengembangan sektor pertanian.

Pada kesempatan yang sama, Kanwil Ditjenpas Kepulauan Bangka Belitung menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkait pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.

Kepala Lapas Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, mengatakan penanaman padi gogo tersebut merupakan langkah awal untuk mengoptimalkan lahan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengembangkan potensi wilayah.

โ€œHarapannya, kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat terus berjalan dan berkembang secara bertahap. Kami bersama warga Tuatunu akan mengelola potensi lahan yang ada dengan dukungan penyuluh pertanian, sehingga hasilnya dapat dirasakan dan memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar,โ€ ujar Febie.

Menurutnya, program Kelurahan Binaan akan terus diarahkan untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Kelurahan Tuatunu Indah, tidak hanya di sektor pertanian.

โ€œKami ingin inisiatif ini tumbuh bersama warga. Ke depan, area ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai agrowisata,โ€ tambahnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Pangkalpinang, Agustu Efendi, yang hadir mewakili Wali Kota Pangkalpinang, mengapresiasi langkah Lapas Pangkalpinang dalam mengubah lahan yang sebelumnya belum produktif menjadi kawasan yang memiliki manfaat bagi masyarakat.

โ€œIni langkah baik untuk mengoptimalkan lahan menjadi lebih produktif. Ke depan, kami berharap tempat ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memiliki potensi wisata yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah,โ€ ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Kanwil Ditjenpas Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina. Menurutnya, program tersebut menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam Lapas, tetapi juga membangun hubungan produktif dengan masyarakat.

โ€œPemasyarakatan tidak hanya tentang pembinaan di dalam Lapas, tetapi juga membangun hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan produktif. Kami berharap kolaborasi ini terus berjalan agar kawasan ini berkembang dan memberikan manfaat untuk masyarakat,โ€ ujar Ade.

Pengembangan Kawasan Pangan Terpadu tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan Warga Binaan, masyarakat Tuatunu, Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Pangkalpinang, Baznas, serta Lembaga Adat Melayu.

Sebagai tahap awal, lahan uji coba seluas satu hektare akan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Penanaman padi gogo varietas Drupadi menjadi langkah awal untuk membangun kawasan yang produktif, edukatif, sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Program ini diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi antara Lapas, pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai unsur lainnya dalam mengembangkan potensi Kelurahan Tuatunu Indah.

Redaksi Broadnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.