Langkah Atasi Overcrowding, Lapas Sungailiat Gelar Asesmen Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-edukasi Nasional

by -5 Views

http://CyberBroadNews.com Sungailiat โ€“ Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sungailiat melaksanakan kegiatan asesmen terhadap Warga Binaan sebagai bagian dari upaya mendukung pelaksanaan Program Rehabilitasi dan Re-edukasi Nasional sekaligus menjadi langkah dalam penanganan permasalahan overcrowding di lembaga pemasyarakatan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 07 Oktober 2026, bertempat di Aula Lapas Kelas IIB Sungailiat.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi terkait pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Re-edukasi bagi Warga Binaan. Sebagai bagian dari tahapan tersebut, asesmen dilaksanakan untuk memperoleh data dan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi, kebutuhan, tingkat risiko, serta potensi masing-masing Warga Binaan sebelum diarahkan ke program pembinaan yang sesuai.

Pelaksanaan asesmen dilakukan bersama petugas Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pangkalpinang. Sinergi ini diharapkan dapat menghasilkan pemetaan Warga Binaan yang lebih objektif dan akurat, sehingga proses rehabilitasi dan re-edukasi dapat dilaksanakan secara terarah, terukur, serta sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.

Selain mendukung peningkatan kualitas pembinaan, pelaksanaan asesmen juga menjadi bagian dari langkah strategis dalam mendukung penanganan overcrowding. Dengan adanya data hasil asesmen yang komprehensif, penentuan program pembinaan, rehabilitasi, dan reintegrasi sosial dapat dilakukan secara lebih efektif dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, ketertiban, serta prinsip pemasyarakatan yang humanis.

Kalapas Sungailiat, Jayadikusumah, menyampaikan bahwa kegiatan asesmen memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program rehabilitasi dan re-edukasi. โ€œAsesmen menjadi tahapan penting untuk mengetahui kebutuhan dan kondisi masing-masing Warga Binaan secara objektif. Hasilnya akan menjadi dasar dalam menentukan pembinaan yang tepat, sehingga program rehabilitasi dan re-edukasi dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi proses reintegrasi sosial,โ€ ujarnya.

Lapas Sungailiat berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan Bapas Pangkalpinang dan berbagai pihak terkait dalam menindaklanjuti pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Re-edukasi bagi Warga Binaan. Melalui pelaksanaan program yang terencana, terukur, dan berkelanjutan, diharapkan tujuan pembinaan dapat tercapai sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi overcrowding pada satuan pemasyarakatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.