Kompos Lapas Pangkalpinang Terbukti Berkualitas, Dongkrak Hasil Panen Padi Desa Rias

by -43 Views

http://CyberBroadNews.com (Pangkalpinang) , INFO_PAS โ€“ Kompos hasil pembinaan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang kembali membuktikan kualitasnya.

Hal ini ditunjukkan melalui keberhasilan panen 1.215 Kg gabah kering panen padi varietas Inpari 42 pada lahan demplot seluas 2.500 meterยฒ di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, yang menjadi lokasi pembinaan Lapas Pangkalpinang, Senin (27/7).

Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa kompos produksi Lapas Pangkalpinang mampu meningkatkan produktivitas tanaman padi sekaligus menghasilkan panen yang optimal. Demplot ini melalui penerapan perdana yang diaplikasikan melalui tiga tahap pemupukan, yakni pada 22 Mei 2026, 2 Juni 2026, dan 22 Juni 2026.

Kepala Lapas Pangkalpinang menyampaikan bahwa keberhasilan demplot tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan berbagai produk pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hari ini kita menyaksikan bahwa kompos hasil karya Warga Binaan telah memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian, khususnya tanaman padi,” ungkap Sugeng.

Ia menambahkan, kompos berbahan fly ash limbah non-B3 hasil pembakaran batu bara ini juga telah berhasil diaplikasikan pada tanaman sawit di sejumlah daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Keberhasilan tersebut menunjukkan potensi kompos untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendorong praktik budidaya yang lebih ramah lingkungan.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian di Lapas Pangkalpinang menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap kompos produksi Warga Binaan semakin dipercaya dan dimanfaatkan oleh lebih banyak petani di Bangka Belitung,” harapnya.

Keberhasilan ini tentu juga menjadi bahan evaluasi kedepan, terkait efektifitas terhadap tanaman, peningkatan hasil, adaptif terhadap lahan pertanian dan lain-lain.” tegas Sugeng.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, mengapresiasi inovasi yang terus dikembangkan Lapas Pangkalpinang. Menurutnya, keberhasilan demplot tersebut menunjukkan bahwa program pembinaan Warga Binaan mampu menghasilkan karya yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kompos hasil pembinaan ini membuktikan bahwa pembinaan kemandirian di Lapas mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan hasil pertanian dan dukungan terhadap 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tegas Ade.

Salah seorang petani penerima manfaat kompos, Cakur, mengaku merasakan langsung perubahan pada pertumbuhan tanaman padi sejak menggunakan kompos produksi Lapas Pangkalpinang.

Tanaman terlihat lebih subur, batangnya lebih kuat, dan hasil panennya juga memuaskan. Kami berharap kompos ini terus diproduksi karena sangat membantu petani,” ungkap Cakur.

Panen perdana ini turut dihadiri perwakilan Lembaga Adat Melayu Kota Pangkalpinang Ustaz Ghozali yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Manba’ul Ulum Tuatunu Indah dan Kelompok Tani Desa Rias.

Capaian tersebut mempertegas komitmen Lapas Pangkalpinang untuk memperluas pemanfaatan kompos hasil pembinaan sebagai dukungan terhadap ketahanan pangan. (CBN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.