50 Pengunjung dan Karyawan THM Dites Urine, BNNK Bangka Pastikan Lingkungan Aman dari Narkoba

by -17 Views

BANGKA, cyber-broadnews.com โ€“ Menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka menggelar operasi gabungan berupa razia di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) dan lokasi yang dianggap rawan terhadap penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Pra HANI 2026 tersebut dilaksanakan pada Sabtu (13/6/2026) malam hingga dini hari. Operasi melibatkan personel BNNK Bangka bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka, BIN Daerah Bangka, Denpom Lanal Bangka Belitung, Kodim 0413/Bangka, Satpol PP Kabupaten Bangka, serta unsur Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Tim gabungan menyasar lima titik tempat hiburan malam dan lokasi rawan di wilayah Kecamatan Sungailiat dan Kecamatan Merawang. Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini sekaligus pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Bangka.

Kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Kepala BNN RI dan Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar seluruh jajaran aktif menjangkau kawasan rawan narkoba, tempat hiburan malam, rumah kos, lokasi berkumpulnya generasi muda, hingga komunitas masyarakat. Selain itu, sinergi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan melakukan tes urine secara acak terhadap 50 orang yang terdiri dari pengunjung, karyawan, dan pekerja tempat hiburan malam. Hasilnya, seluruh peserta yang diperiksa dinyatakan negatif narkotika.

Selain pemeriksaan, petugas juga memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta pentingnya peran masyarakat dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Pengelola tempat usaha turut diimbau untuk tidak memberikan ruang terhadap aktivitas yang berkaitan dengan peredaran gelap narkotika dan aktif berpartisipasi dalam upaya pencegahan di lingkungan masing-masing.

Tidak hanya itu, tim juga melakukan pembaruan data serta pemetaan lokasi yang berpotensi menjadi titik rawan penyalahgunaan narkotika. Data tersebut akan menjadi bahan penguatan strategi P4GN dan pengembangan Program Desa/Kelurahan Bersinar (Bersih dari Narkoba) di Kabupaten Bangka.

Kepala BNNK Bangka menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan lingkungan masyarakat tetap aman dan terbebas dari ancaman narkotika.

โ€œRazia ini bukan untuk menghambat aktivitas usaha masyarakat, melainkan sebagai bentuk perlindungan terhadap generasi bangsa. Tempat hiburan dan ruang publik harus terbebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Sesuai semangat Serumpun Sebalai, kami mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam perang melawan narkoba demi kemanusiaan dan masa depan Kabupaten Bangka yang lebih baik,โ€ tegasnya.

Lebih lanjut, BNNK Bangka juga mengingatkan bahwa pihaknya menyediakan layanan asesmen dan rehabilitasi gratis bagi masyarakat yang mengalami permasalahan penyalahgunaan narkotika. Dukungan tersebut diperkuat melalui keberadaan Agen Pemulihan dan relawan anti narkoba yang siap memberikan pendampingan kepada masyarakat.

BNNK Bangka mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan hingga warga Kabupaten Bangka untuk bersama-sama menjaga Bumi Serumpun Sebalai dari ancaman narkotika.

Masyarakat yang menemukan aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika diimbau segera melaporkannya melalui Hotline BNN 184 atau langsung kepada BNN Kabupaten Bangka.

โ€œMelalui deteksi dini dan aksi nyata yang berkelanjutan, kita wujudkan Kabupaten Bangka Bersinar. Kita jaga anak-anak kita, keluarga kita, dan kampung halaman kita dari ancaman narkoba,โ€ tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.