Warga Binaan Lapas Pangkalpinang Sulap Kantong Plastik Bekas dan Spunbond Jadi Bonsai

by -4 Views

http://CyberBroadNews.com โ€ŽPangkalpinang, INFO_PAS โ€“ Kreativitas Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terlihat melalui pembuatan bonsai hias berbahan kantong plastik bekas dan kain spunbond. Kegiatan yang berlangsung di Blok Hunian A, Kamis (15/10), ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian untuk mengasah keterampilan sekaligus mendorong Warga Binaan menghasilkan karya yang bermanfaat.

Bahan sederhana seperti kantong plastik bekas, benang nilon, dan kain spunbond diolah menjadi bonsai hias menyerupai tanaman asli. Warga Binaan berinisial SA berhasil menyelesaikan satu bonsai dalam sehari melalui proses yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kreativitas.

Kepala Lapas Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, mengapresiasi kreativitas Warga Binaan yang mampu memanfaatkan bahan sederhana menjadi sebuah karya kerajinan. Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara untuk mengembangkan potensi dan keterampilan melalui aktivitas yang produktif.

โ€œKami terus mendorong Warga Binaan agar memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif dan produktif. Melalui pembuatan bonsai ini, mereka belajar mengembangkan kreativitas, ketelitian, dan keterampilan. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berkembang dan menghasilkan karya yang memiliki nilai tambah,โ€ ujar Febie.

Sementara itu, SA mengaku senang dapat menyelesaikan bonsai pertamanya dalam waktu satu hari. Baginya, proses pembuatan kerajinan ini menjadi pengalaman baru yang memberikan kesempatan untuk belajar dan mencoba hal-hal kreatif.

โ€œAwalnya saya mencoba merangkai bahan-bahan yang ada, mulai dari menggulung kantong plastik untuk tangkai sampai memotong spunbond menjadi daun. Ternyata bisa dibuat menyerupai bonsai asli. Saya senang bisa menyelesaikannya dalam sehari dan ingin terus belajar supaya hasilnya semakin bagus,โ€ ungkap SA.

Saat ini, pembuatan bonsai tersebut masih dalam tahap latihan dan pengembangan keterampilan. Ke depan, Lapas Pangkalpinang berencana mendorong kegiatan ini agar dapat menghasilkan produk kerajinan yang lebih beragam, memiliki kualitas yang baik, dan berpotensi untuk dipasarkan kepada masyarakat.

Melalui pembinaan kemandirian ini, Lapas Pangkalpinang berharap semakin banyak kreativitas Warga Binaan yang berkembang menjadi karya bernilai guna dan bernilai ekonomi. Dengan pendampingan serta latihan yang berkelanjutan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya membangun kemandirian, menumbuhkan rasa percaya diri, dan membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif selama menjalani masa pembinaan. (kp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.