http://CyberBroadNews.com BANGKA SELATAN, FOCUSBERITA.COM โ Musibah kebakaran yang menimpa saudara-saudara kita di Desa Serdang, Kabupaten Bangka Selatan, menjadi duka bersama yang seharusnya mengetuk pintu hati seluruh masyarakat Bangka Belitung.
Di tengah ujian yang sedang mereka hadapi, Ketua DPD PJS dan HNSI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Agus Eko,SH mengajak seluruh anggota PJS dan HNSI, khususnya, serta masyarakat Bangka Belitung pada umumnya, untuk mengulurkan tangan membantu para korban kebakaran.
Ajakan ini bukan sekadar seruan untuk berbagi, melainkan panggilan kemanusiaan agar kita tidak menutup mata terhadap penderitaan sesama.
โHari ini kita masih diberikan kesehatan, masih bisa bekerja, masih bisa menikmati kehidupan bersama keluarga. Untuk itu, kita patut bersyukur kepada Allah SWT.
Namun, kita tidak pernah tahu bagaimana nasib kita esok hari. Bisa jadi hari ini kita membantu orang lain, dan suatu saat nanti kita pula yang membutuhkan uluran tangan sesama,โ demikian pesan moral yang disampaikan dalam ajakan kepedulian tersebut.
Saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Desa Serdang bukan hanya kehilangan harta benda. Mereka juga menghadapi beban batin, kecemasan, dan ketidakpastian untuk kembali menata kehidupan.
Di saat seperti inilah kepedulian kita benar-benar diuji. Jangan sampai kita hanya mampu mengucapkan kata prihatin, tetapi tidak tergerak untuk melakukan sesuatu.
Sebab, bagi mereka yang sedang tertimpa musibah, bantuan sekecil apa pun dapat menjadi harapan besar untuk bangkit kembali.
Tidak harus menunggu kaya untuk berbagi. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk menolong. Sedikit dari kita, jika dikumpulkan bersama-sama, insyaallah dapat menjadi kekuatan besar untuk meringankan beban mereka.
Agus Eko SDH juga mengingatkan bahwa harta yang kita miliki di dunia hanyalah titipan.
Jabatan, kekayaan, dan kemewahan tidak akan kita bawa ketika ajal menjemput.
Namun, kebaikan yang kita lakukan, keikhlasan dalam membantu, serta manfaat yang kita berikan kepada sesama semoga menjadi amal yang bernilai di hadapan Allah SWT.
Ada saatnya rumah yang kita banggakan akan kita tinggalkan. Ada saatnya harta yang kita kumpulkan tidak lagi dapat kita nikmati. Dan ada saatnya kita hanya berharap pada rahmat Allah serta amal kebaikan yang pernah kita tanam selama hidup di dunia.
Harta yang kita sedekahkan di jalan kebaikan adalah salah satu bekal amal yang kita harapkan pahalanya, bahkan ketika kita telah berada di alam kubur.
Karena itu, jangan biarkan kesempatan berbuat baik berlalu begitu saja. Selagi kita masih sehat, selagi tangan masih mampu memberi, dan selagi kesempatan masih terbuka, mari kita bantu saudara-saudara kita yang sedang berjuang melewati masa sulit.
Di akhir ajakannya, Agus Eko, SH berharap agar bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban kebakaran di Desa Serdang serta menjadi ladang amal bagi semua pihak yang dengan tulus membantu.
Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kesabaran kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, melapangkan jalan mereka untuk bangkit kembali, serta menjauhkan masyarakat Bangka Belitung dari berbagai bencana.
Mari ulurkan tangan, ringankan beban, dan hidupkan kepedulian. Jangan menunggu musibah menimpa diri sendiri untuk memahami arti sebuah pertolongan.
Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita dalam menjalani kehidupan di dunia, melimpahkan keberkahan atas rezeki yang kita miliki, dan menjadikan setiap kebaikan kita sebagai bekal menuju kehidupan akhirat.
Karena pada akhirnya, bukan seberapa banyak harta yang kita kumpulkan yang menjadi ukuran kemuliaan, melainkan seberapa besar manfaat yang mampu kita berikan kepada sesama, ujar Agus.
(Hatomi)




